Langsung ke konten utama

Karena Kau, Aku Menyukai Matahari

Hari itu,
Entah itu hari apa, tapi yang aku tahu itu adalah beberapa tahun yang lalu.
Tak usah pedulikan waktu nya, aku hanya peduli dengan kenangannya.
Aku yang pendiam, menunggu mu seorang diri. Aku tak memiliki teman.

Hari itu, 
Ketika aku datang, hangatnya matahari belum dapat aku rasakan.
Mungkin karena hati ku yang masih terlalu dingin.

Hari itu, 
Kau tersenyum dari kejauhan.
Menyapa ku di balik pepohonan.
Menghampiri ku perlahan.

"Hai, sedang apa kau?"

Aku menunggu mu disini, jawabku dalam hati.

Hari itu, kali pertama aku mengenalimu.
Kali pertama pula aku membeku dihadapan mu.
Tak lama, matahari mulai mencairkan kebekuan ku.

"Kau mau kemana?"
"Aku tak suka matahari" jawab ku
"Kenapa?" 
"Aku tak ingin mencair di hadapan mu"

Hari itu, 
Aku melihat mu mencair di hadapan ku.

Hari itu telah berlalu, 
Kali ini aku bermain di bawah matahari tanpa mu.
Aku menyukainya, juga menyukai mu.

Terimakasih telah menghangatkan ku

Komentar

Posting Komentar

silahkan tinggalkan jejak anda ^.^b

Postingan populer dari blog ini

apa hubungannya @thiShanti dan @shintasumabrata ?

“Perasaan nama blog @thiShanti dan @shintasumabrata hampir sama deh, Cuma beda di “I” dan “a” doang ya?” Ini jawabannya. @thiShanti dan @shintasumabrata adalah dua orang yang berbeda tapi lahir dari rahim yang sama. Kami lahir hanya selisih +15 menit. Kami KEMBAR kawaan. Jujur saja, kami sudah terlalu lelah mendengar orang-orang bertanya “kembar ya?”, “yang lahir duluan siapa”, “kakaknya siapa” de el el. Tapi inilah konsekuensi menjadi anak kembar.  Kami lahir pada tanggal 26 Mei 1992 di Cimanggis Bogor (akte) yang sekarang udah berubah nama jadi Depok. (Katanya sih) di Rumah Sakit Tumbuh Kembang. Tapi ga tau juga, soalnya saat kita nongol keluar dari rahim, kita belum sempet diajak jalan-jalan keluar sama susternya. Hhe #ngok *krik krik -_-“

Curi Budaya? Jangaaaaaannnn!!!!!

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan budaya. Jangankan dalam satuan negara, dalam lingkup wilayah provinsi saja sudah banyak budaya yang ada di sana. Karena saya tinggal di daerah Jawa Barat, maka saya akan membahas beberapa kebudayaan yang ada di Jawa Barat.

Gn. Papandayan

cerita yang awal ada disini kawasan kawah papandayan Melanjutkan cerita yang sempat tertunda. Kami memulai perjalanan sekitar pukul 6 pagi. Meskipun hanya bisa tidur (sangat) sebentar, saya tetap bersemangat. Bagaimana tidak? Baru kali ini saya mendengar kalau perjalanan menuju puncak tidak terlalu terjal. Bahkan setengah perjalanan medannya landai. Belum lagi banyak tempat-tempat indah untuk mengambil gambar.