Langsung ke konten utama

Japanese Movie : My Rainy days

sumber

My Rainy Days / Tenshi no Koi


Film ini bercerita tentang wanita berumur 17 tahun yang jatuh cinta kepada seorang guru sejarah yang berumur 35 tahun. Mereka saling mengenal satu sama lain saat foto Ryo dan Kouki tertukar. Saat pertama melihat foto Kouki Ryo langsung merasa kalau dia menyukainya. 
Ryo pun langsung menghubungi Kouki untuk bisa menukar kembali foto mereka, tapi tanpa disadari oleh Kouki, Ryo mengambil salah satu foto untuknya.

Ryo berusaha untuk mendekati Kouki, tapi Kouki hanya bisa tersenyum melihat kelakuan Ryo. Setelah berhasil mendapatkan nilai 100 untuk pelajaran sejarah, Ryo pun mendapatkan hadiah dari Kouki, yaitu kencan pertama mereka. 2 Minggu setelah itu Kouki tiba-tiba pergi menghilang dari rumahnya tanpa memberitahu Ryo terlebih dahulu. 

Dari situ, mulailah banyak masalah bermunculan, Ryo pun jatuh pingsan dan harus dibawa ke rumah sakit. Tanpa diduga, sepupu Kouki datang dan memberitahu alamat baru Kouki.

Setelah bertemu Kouki lagi, Ryo menceritakan dirinya pada saat sebelum bertemu Kouki. Dari situ saya tahu kalau ternyata Kouki dan Ryo sebenarnya sudah pernah bertemu di rumah sakit saat Ryo berumur 14 tahun. Akhirnya Ryo pun tahu kalau Kouki sedang menunggu waktunya yang tinggal sedikit lagi. Kouki mengidap penyakit tumor otak.

Film ini lagi-lagi berhasil membuat air mata saya mengalir. Kisah cinta antara 2 orang yang benar-benar jauh umurnya.

Pokoknya ini wajib tonton.

sumber : 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

apa hubungannya @thiShanti dan @shintasumabrata ?

“Perasaan nama blog @thiShanti dan @shintasumabrata hampir sama deh, Cuma beda di “I” dan “a” doang ya?” Ini jawabannya. @thiShanti dan @shintasumabrata adalah dua orang yang berbeda tapi lahir dari rahim yang sama. Kami lahir hanya selisih +15 menit. Kami KEMBAR kawaan. Jujur saja, kami sudah terlalu lelah mendengar orang-orang bertanya “kembar ya?”, “yang lahir duluan siapa”, “kakaknya siapa” de el el. Tapi inilah konsekuensi menjadi anak kembar.  Kami lahir pada tanggal 26 Mei 1992 di Cimanggis Bogor (akte) yang sekarang udah berubah nama jadi Depok. (Katanya sih) di Rumah Sakit Tumbuh Kembang. Tapi ga tau juga, soalnya saat kita nongol keluar dari rahim, kita belum sempet diajak jalan-jalan keluar sama susternya. Hhe #ngok *krik krik -_-“

Curi Budaya? Jangaaaaaannnn!!!!!

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan budaya. Jangankan dalam satuan negara, dalam lingkup wilayah provinsi saja sudah banyak budaya yang ada di sana. Karena saya tinggal di daerah Jawa Barat, maka saya akan membahas beberapa kebudayaan yang ada di Jawa Barat.

Gn. Papandayan

cerita yang awal ada disini kawasan kawah papandayan Melanjutkan cerita yang sempat tertunda. Kami memulai perjalanan sekitar pukul 6 pagi. Meskipun hanya bisa tidur (sangat) sebentar, saya tetap bersemangat. Bagaimana tidak? Baru kali ini saya mendengar kalau perjalanan menuju puncak tidak terlalu terjal. Bahkan setengah perjalanan medannya landai. Belum lagi banyak tempat-tempat indah untuk mengambil gambar.