Langsung ke konten utama

Tips Bagi Penebeng


Sebagai anak kuliah yang tinggal jauh dari kampus, gue sering ngerasa sedih saat gue terlambat dateng ke kampus gara-gara telat nunggu bis. Padahal gue cuma telat 3-5 menit tapi dampaknya gue telat nyampe di kampus 30-60 menit. Ya, ini Jakarta...tiada hari tanpa macet.
Kalo udah telat ngampus dan kena macet gue selalu inget sama kalimat "TUA DI JALAN"
gue ngebayangin, tiba-tiba pas gue bangut ternyata sopirnya udah beruban dan jenggotan. Terus, gue juga suka mikir gue kuliah cuma 2 jam, tapi perjalanannya 4 jam bulak-balik. Otomatis gue bakal kecapean di jalan dan banyak tugas yang kadang ga bisa gue kerjain karena tiap nyampe rumah gue pasti langsung istirahat.


Karena hal diatas, gue punya niatan yang tinggal niatan untuk menjadi 'pengisi' jok belakang temen gue.
Agar niat kita dapat berjalan dengan lancar, gue punya beberapa tips untuk menjadi penebeng yang baik hati dan tidak akan di depak.

1. Dekati orang yang akan menjadi sasaran 'tebeng'. belajar untuk menjadi ramah kepada semua orang itu perlu, tapi lebih perlu lagi ramah kepada orang yang akan dimanfaatkan. hehe (dilarang meniru adegan ini)
2. Selalu simpan nomor teleponnya yang bisa dihubungi kapan pun dan dimana pun.
3. Hubungi duluan dan mulai memintanya untuk berangkat bersama. pada tahap ini kita sebagai penebeng harus memberikan keyakinan kepada sasaran 'tebeng' bahwa kita tidak akan merepotkannya.
4. Bawa peralatan keselamatan. Jika yang di tebeng itu bawa motor, kita harus membawa helm sendiri tetapi jika dia bawa mobil, kita tidak harus membawa safety belt sendiri karena itu justru malah akan merepotkan yang di tebeng. (yaeyalaaaaahh........)
5. Bawa uang untuk membayar uang bensin. Ini tahapan yang kudu, harus, dan wajib kita lakukan. Kalo pun kita ga bayarin uang bensin dia, mungkin hari pertama dia biasa aja, tapi hari berikutnya dapat dipastikan dia tidak akan mengajak anda untuk 'menebeng' nya
6. Bawa jas ujan. Ini untuk yang bawa motor atau pun mobil. Jadi, dengan kita selalu membawa jas ujan selain tidak merepotkan orang lain, kita juga dapat terlindung dari keadaan basah yang tiba-tiba datang
7. Kalo yang ditebengin jualan sesuatu, kita juga harus paling tidak membeli salah satu produknya.
8. Jangan anggap dia sopir. Inget, dia yang bawa kendaraan loooh....
9. Selalu tepat waktu. Jika sudah memiliki janji dengan yang di tebeng kita jangan sekali-kali terlambat datang di tempat janjian..

Mungkin itu aja tips dari gue. Jika ada kekurangan, nanti pasti gue tambahin lagi ko.
Terimakasih udah baca tips alakadarnya dari gue ya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LEPASKANLAH

Beberapa hari terakhir kenyataan bahwa pandemi ini makin menakutkan. Beberapa orang yang saya kenal mengabarkan berita duka.  Meski hanya satu kali bertemu tapi tetap saja rasa kehilangan itu ada. Rasa ketidak percayaan dan rasa kekecewaan.  Dibalik itu ada orang orang yang berusaha untuk tetap menguatkan.  Terima kasih telah menjadi bagian dari cerita kehidupan kami. 

Curi Budaya? Jangaaaaaannnn!!!!!

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan budaya. Jangankan dalam satuan negara, dalam lingkup wilayah provinsi saja sudah banyak budaya yang ada di sana. Karena saya tinggal di daerah Jawa Barat, maka saya akan membahas beberapa kebudayaan yang ada di Jawa Barat.

Pertemuan dengan masa lalu: Tampomas, Sumedang, West Java

Fiuuuh... akhirnya bikin postingan lagi... ^^ Ini kali kedua melarikan diri ke tampomas-sumedang iya, ini kali kedua. Dulu waktu SMA saya juga pernah pergi ke gunung ini tanpa izin keluarga. Sebenernya tampomas ini planning untuk tahun baru. Tapi karena 2 trip sebelumnya gagal, jadi rencana ini dipercepat, mumpung libur dan ga ujian juga.