Langsung ke konten utama

Japanese Drama: Switch Girl


Nishiuchi Mariya as Tamiya Nika
Kiriyama Renn as Arata


Drama tentang gadis SMU bernama Nika yang memiliki 2 karakter. Dia adalah siswa yang sangat cantik dan populer di sekolah, tetapi sesampainya dirumah semuanya sangat berbeda, dia menjadi sangat berantakan dan tidak anggun sama sekali. Hanya satu teman sekolahnya yang mengetahui hal itu.

Suatu ketika dia bertemu dengan siswa lelaki bernama Arata yang berpenampilan 'jelek', dia memakai kaca mata silinder, dia merupakan siswa pindahan yang sangat pintar. Tidak disangka, ternyata siswa lelaki itu tinggal di apartemen yang sama dengan Nika dan sama seperti Nika, Arata memiliki 2 karakter dalam dirinya.

Arata adalah lelaki yang tampan di rumah, tetapi dia akan menjadi sangat jelek saat di sekolah. Arata dan Nika menjadi sangat dekat dan mereka pun mulai menyukai satu sama lain.

Drama ini sangat menarik karena tidak sedikit orang-orang yang memiliki sifat seperti 2 tokoh diatas, dengan memiliki 2 karakter dalam bersosialisasi. Tapi yang penting dari drama ini adalah banyak hal yang tidak kita ketahui, karena setiap manusia meiliki karakternya masing-masing.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

LEPASKANLAH

Beberapa hari terakhir kenyataan bahwa pandemi ini makin menakutkan. Beberapa orang yang saya kenal mengabarkan berita duka.  Meski hanya satu kali bertemu tapi tetap saja rasa kehilangan itu ada. Rasa ketidak percayaan dan rasa kekecewaan.  Dibalik itu ada orang orang yang berusaha untuk tetap menguatkan.  Terima kasih telah menjadi bagian dari cerita kehidupan kami. 

Curi Budaya? Jangaaaaaannnn!!!!!

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan budaya. Jangankan dalam satuan negara, dalam lingkup wilayah provinsi saja sudah banyak budaya yang ada di sana. Karena saya tinggal di daerah Jawa Barat, maka saya akan membahas beberapa kebudayaan yang ada di Jawa Barat.

Pertemuan dengan masa lalu: Tampomas, Sumedang, West Java

Fiuuuh... akhirnya bikin postingan lagi... ^^ Ini kali kedua melarikan diri ke tampomas-sumedang iya, ini kali kedua. Dulu waktu SMA saya juga pernah pergi ke gunung ini tanpa izin keluarga. Sebenernya tampomas ini planning untuk tahun baru. Tapi karena 2 trip sebelumnya gagal, jadi rencana ini dipercepat, mumpung libur dan ga ujian juga.