Langsung ke konten utama

JKT44 Saingan Baru JKT48


Kalian tau JKT48?

Nah, kali ini saya akan membahas sedikit cerita mengenai pengalaman saya.
Tapi ini ga ada kaitannya sama sekali dengan JKT48...

TIDAK ADA..



Beberapa bulan yang lalu saya dan teman-teman, melakukan kegiatan praktik mengajar di sekolah-sekolah sesuai dengan bidang studi masing-masing. Saya yang merupakan mahasiswi konsentrasi administrasi perkantoran melakukan kegiatan tersebut di salah satu SMK di Jakarta. Yap, sesuai dengan judulnya JKT 44.

Kelompok saya terdiri dari 6 orang mahasiswi, sebelumnya kami berenam tidak terlalu mengenal satu sama lain. Tapi karena kami memiliki satu misi yang sama, yaitu "PKM sambil nge-KOST" kami menjadi satu kelompok dan hasilnya... kami menjadi dekat dan saling mengenal luar-dalam.

Minggu pertama 

Minggu pertama kami gunakan untuk observasi kelas, yaitu dengan melihat cara guru mengajar dan memperkenalkan diri kepada adik-adik yang akan kami ajarkan. Untuk hal ini, kebetulan saya hanya mendapat 2 kelas yaitu XI AP 1 dan XI AP 2.

Mulai mengajar

Tangan dingin, deg-degan, kaki gemeteran, intonasi ga jelas.
Pertama kalinya dalam hidup, saya mengajar di depan kelas dengan siswa yang usianya sama dengan usia adik sendiri.
Mulai membiasakan diri untuk memanggil diri sendiri dengan sebutan "Ibu" dan terlihat lebih dewasa.



Kesan awal
XI AP 1 : Kelas ini siswanya pendiem padahal siswa laki-lakinya ada 10 orang.
XI AP 2 : Kelas ini banyak siswa yang hobi 'nyeletuk' dan siswa laki-lakinya hanya 4 orang.

Hari Berlalu

Hari demi hari berlalu, kegiatan mengajar mulai lancar, siswa-siswa juga sudah berani untuk berbicara dan mulai akrab dengan kami, mahasiswa PKM. Berbagai keluh-kesah mengenai pelajaran sering mereka ungkapkan, bahkan sering kali (khususnya saya) mendapat kritikan dari siswa mengenai tugas yang sering saya berikan. Tapi mungkin itu salah satu ciri khas mengajar saya. Masuk kelas, penjelasan, TUGAS..... Kumpulkan.
"Waktunya 15 menit ya..."
"Yaaaaaah......... Ibuuuu, cepet banget... 20 menit deeeh... eh, 1 jam pelajaran deeeh"

Tiap minggu, pasti saya kasih tugas yang harus dikerjakan disekolah atau dirumah. Bahkan salah satu teman saya sering bilang "IBU SHANTI..... TUGAS MELEEEE..........."  mungkin saya terlalu rajin :))

3 bulan mengajar kelas XI AP 1 dan XI AP 2 dengan waktu pertemuan tiap jam pertama hari Senin sampai Kamis. Kadang, rindu juga sama pertemuan itu. Setiap Senin di AP 2, saya masuk kelas ternyata masih ada yang ngerjain tugas pelajaran lain di kelas, ada yang tidur-tiduran, sarapan nasi uduk yang belum selesai, baru selesai jajan, 
dan tiba-tiba ada yang izin "Bu, ijin ke toilet" masih pagi udah beser aja ni anak -_-
"Tahan dulu"
"Bu, kebelet bu"
"Doa dulu ya" senyum
"Bu.. ijinin aja bu, dari pada dia berisik bu. Dia kalo pagi emang hobi pup di sekolah bu" celetuk salah satu siswa
Duh.... ada lagi... "ya udah, silakan" yang ada di kepala saya (emang ada sabun?) entah

Kalo di AP 1, mereka selalu minta games tapi sampai perpisahan saya lupa untuk ngasih games ke mereka, karena waktunya selalu mepet. Maaf ya :)) 
Di kelas ini, kalau kelas udah berisik dan main sahut-sahutan omongan, pasti susah banget disuruh tenang lagi. Sering pusing sih kalo di kelas ini. Tapi.. ya namanya juga anak-anak :)
Nah, di kelas ini ada salah satu siswa yang wajahnya mirip sama salah satu adik saya. jadi kalo lagi ngajar di kelas ini saya selalu ingat sama adik saya, tapi sayangnya semangat belajarnya berbeda. (Adik saya jurusan teknik otomotif, jadi kalau untuk materi di kelas, semangatnya sangat kurang).


Ada lagi kenangan bersama mereka, yaitu saat tiba-tiba beberapa siswa datang ke basecamp mahasiswa PKM untuk minta bantuan mengerjakan tugas pelajaran lain, bahkan ada yang sampai curhat dan becanda-canda. Ya, di basecamp kami bukan guru dan murid lagi tapi teman.

Setiap hari, saya dan teman PKM selalu punya cerita baru mengenai adik-adik yang kami ajarkan. Dengan itu pula, kami sering menyimpulkan beberapa hal mengenai mereka.

PKM SELESAI

Praktik mengajar selesai, tugas kami selesai. saatnya kembali ke kampus untuk menyelesaikan yang belum selesai. Banyak pelajaran yang kami dapatkan dari pengalaman mengajar disana. Contohnya dalam hal kesabaran.
Dalam mengajar bukan KEKERASAN yang mereka butuhkan, tapi KETEGASAN. Dengan begitu mereka akan menjadikan kita sebagai KAWAN, bukan LAWAN.
XI AP 2

Terimakasih Sintya yang tiba-tiba malah jadi yang 'nge-foto-in'

Muthia, Sintya, Iky, dan Zainur >> Yolla, (sebut saja dia) Marwah, Yuli, dan Yuli
Sandi (Pengunjung setia toilet sekolah), Hafizh, Zainur

Muthia, Juwita
Duo penghuni bangku barisan depan




XI AP 1

Mari berfoto... ^^

Arman dan Imad


Big Thank's to Tim PKM 44:



TERIMAKASIH SEMUANYA..... LOVE AND MISS YOU........................


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manusia Berkepala Dua

Mei, 25th 2012 6.36 waktu hape setempat, gue dan teteh udah nyampe kampus padahal gue kuliah jam 8 dan teteh kerja jam 10.  Karena teteh udah 3 bulan lebih ga kerja, dia semangat banget dateng ke kantor, dan emang dia ga boleh kecapean dulu jadi ikut nebeng sama papah yang selalu berangkat pagi deh. Jam setengah 8, teteh minta dianter ke gerbang kantornya yang kebetulan satu tempat sama kampus gue. Pas lagi jalan, teteh nanya mau bikin kue apa tuk perayaan besok?  Gue kira ultah gue yang ke-20 ga akan ada kue atau perayaan kecil-kecilan di rumah, tapi ternyata teteh udah mau menyumbangkan tenaga dan hobi barunya tuk ultah gue dan kembaran.

Belajar Dagang

"JAJANANNYA KAAAA..... GORENGAN.. MINUMAAAN..." "ADA YANG MAU JAJAN GAAA....?" "MISI KA.. ADA YANG MAU JAJAAAAN....?" Kali ini gue akan menceritakan keluh kesah gue saat menjalani praktek mata kuliah Kewirausahaan Kenalin dulu deh, gue seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi di sini . Secara gue anak ekonomi, ga asik rasanya kalo ga pernah belajar dagang.

LADY GAGA

Sambil mengelap tetesan air dari dalam hidung sesekali, gue mencoba untuk nulis pendapat gue tentang LADY GAGA. Yap, Lady Gaga, bukan Mie Gaga 100 atau Mie Gaga 500. Gue ini bukan fans Gaga atau anti fansnya. Tapi disini gue akan mencoba memberikan pendapat gue tentang katanya lady gaga itu haram atau apalah itu. Gue cuma bingung, kenapa cuma Lady Gaga yang di gembar-gemborkan haram? Menurut ilmu agama yang udah gue dapet. Seni itu haram jika menampilkan aurat-aurat yang sudah jelas tidak diperbolehkan oleh agama. Jangankan Lady Gaga, girl band ataupun boyband yang lagi banyak-banyaknya di Indonesia juga bisa dikatakan haram, karena banyak sekali yang menampilkan auratnya dan berpenampilan layaknya wanita. Ini sedikit pendapat dari gue