Langsung ke konten utama

Ilmu Komunikasi

Persepsi adalah proses internal yang memungkinkan kita memilih, mengorganisasikan dan menafsirkan rangsangan dari lingkungan kita, dan proses tersebut memengaruhi perilaku kita.
Istilah persepsi ini merupakan suatu proses aktivitas seseorang dalam memberikan kesan, penilaian, pendapat, merasakan, dan menginterpretasikan sesuatu berdasarkan informasi yang ditampilkan dari  sumber lain (yang di persepsi).

Kenneth K. Sereno dan Edward M. Bodaken serta July C. Pearson dan Paul E. Nelson, menyebutkan bahwa persepsi terdiri dari tiga aktivitas yaitu seleksi, organisasi, dan interpretasi. Yang dimaksud dengan seleksi sebenarnya mencakup sensasi dan atensi (perhatian), sedangkan organisasi melekat pada interpretasi, yang di definisikan sebagai "meletakkan suatu rangsangan bersama rangsangan lainnya sehingga menjadi keseluruhan yang bermakna".

Perbedaan persepsi terhadap lingkungan fisik dan persepsi terhadap lingkungan sosial:
  1. Persepsi terhadap objek melalui lambang-lambang fisik, sedangkan persepsi terhadap orang melalui lambang-lambang verbal dan non verbal.
  2. Persepsi terhadap objek menanggapi sifat-sifat luar, sedangkan persepsi terhadap manusia menanggapi sifat-sifat luar dan dalam (perasaan, motif, harapan, dan sebagainya) atau dengan kata lain persepsi terhadap manusia bersifat interaktif.
  3. Objek tidak berinteraksi, sedangkan manusia bereaksi, dengan kata lain objek bersifat statis sedangkan manusia bersifat dinamis.

Fungsi bahasa dalam kehidupan manusia
Menurut Larry L. Barker, bahasa memiliki tiga fungsi yaitu penamaan (naming atau labeling), interaksi, dan transmisi informasi.
  • Penamaan atau penjulukan merujuk pada usaha mengidentifikasikan objek, tindakan, atau orang dengan menyebut namanya sehingga dapat dirujuk dalam komunikasi.
  • Interaksi, menekankan berbagai gagasan dan emosi, yang dapat mengundang simpati dan pengertian atau kemarahan dan kebingungan.
  • Transmisi informasi. Melalui bahasa, informasi dapat disampaikan kepada orang lain. Manusia juga menerima informasi secara terus-menerus dari orang lain, baik secara langsung atau tidak.

sumber: modul ilmu komunikasi

Komentar

  1. ya ampun jadi dilema lagi dah mau ambil jurusan fakultas komunikasi apa bahasa indonesia dan sastra -_- abis baca postingan ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku fakultas ekonomi looh, ini cuma potongan materi dari mata kuliah smester 4. ini komunikasi umum ko :)

      Hapus

Posting Komentar

silahkan tinggalkan jejak anda ^.^b

Postingan populer dari blog ini

LEPASKANLAH

Beberapa hari terakhir kenyataan bahwa pandemi ini makin menakutkan. Beberapa orang yang saya kenal mengabarkan berita duka.  Meski hanya satu kali bertemu tapi tetap saja rasa kehilangan itu ada. Rasa ketidak percayaan dan rasa kekecewaan.  Dibalik itu ada orang orang yang berusaha untuk tetap menguatkan.  Terima kasih telah menjadi bagian dari cerita kehidupan kami. 

Curi Budaya? Jangaaaaaannnn!!!!!

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan budaya. Jangankan dalam satuan negara, dalam lingkup wilayah provinsi saja sudah banyak budaya yang ada di sana. Karena saya tinggal di daerah Jawa Barat, maka saya akan membahas beberapa kebudayaan yang ada di Jawa Barat.

Pertemuan dengan masa lalu: Tampomas, Sumedang, West Java

Fiuuuh... akhirnya bikin postingan lagi... ^^ Ini kali kedua melarikan diri ke tampomas-sumedang iya, ini kali kedua. Dulu waktu SMA saya juga pernah pergi ke gunung ini tanpa izin keluarga. Sebenernya tampomas ini planning untuk tahun baru. Tapi karena 2 trip sebelumnya gagal, jadi rencana ini dipercepat, mumpung libur dan ga ujian juga.